![]() |
| Foto : Pendistribusian Program Sembako Yang Diserahkan Langsung Oleh PPK Dengan Didampingi APH |
LOMBOK TIMUR - Program Sembako Tahap dua yang dilaksanakan Dinas Perdagangan pada penghujung tahun 2025 lalu menuai sorotan dari berbagai pihak.
Menjawab itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, Hari Juniawan, menegaskan, proses penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dalam paket pengadaan senilai Rp3,998 miliar dilakukan secara transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Hari menjelaskan, sebelum dilakukan pemilihan penyedia melalui mekanisme E-purchasing, pihaknya terlebih dahulu menyusun HPS berdasarkan sejumlah komponen yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. “Penyusunan HPS dilakukan dengan mengacu pada survei harga pasar secara riil, termasuk harga yang tayang di katalog elektronik atau e-catalog,” ujar Hari Juniawan Senin ( 11/05/2025 ).
Ia mengatakan, selain survei harga pasar, pihaknya juga memasukkan sejumlah komponen lain dalam perhitungan HPS. “Di dalam HPS tersebut sudah dihitung pajak berupa PPN dan PPh 21, ongkos kirim, serta keuntungan yang wajar bagi penyedia,” katanya.
Menurut Hari, proses pengadaan tersebut juga mendapat pendampingan dari tim koordinasi yang terdiri dari unsur Inspektorat, Kepolisian, dan Tim Pendampingan Kejaksaan. Karena itu, sebelum pemilihan penyedia dilakukan, pihaknya terlebih dahulu memaparkan HPS kepada tim pendamping guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.
“Pemaparan HPS kepada tim pendamping dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak terjadi markup harga dalam proses pengadaan,” tegasnya.
Hari menambahkan, nilai kontrak paket pengadaan tersebut mencapai Rp3.998.000.000 dan seluruh nilai itu telah mencakup pajak serta biaya distribusi paket ke 254 desa dan kelurahan di Lombok Timur.
“Biaya pengiriman ke seluruh desa dan kelurahan itu dibebankan kepada penyedia, sehingga seluruh komponen sudah masuk dalam nilai kontrak,” pungkasnya.
Di sisi lain, masyarakat penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui program tersebut. Sejumlah warga menilai bantuan itu sangat membantu kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami tentu bersyukur dengan adanya bantuan ini karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar salah seorang penerima manfaat.
![]() |
| Penyerahan Sembako Secara Simbolis Yang Dilaksanakan Langsung Wakil Bupati Lombok Timur, H.M. Edwin Hadiwijaya |
Masyarakat juga berharap program bantuan serupa dapat terus berlanjut dan pelaksanaannya tetap mengedepankan transparansi serta tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

