![]() |
| Foto : Monev Rutin Kapas Pancor Disetiap Lapak Pedagang |
Lombok Timur – Pengelolaan Pasar Pancor terus menunjukkan pembenahan signifikan, baik dari sisi keamanan maupun fasilitas. Hal tersebut berkaca dari insiden Pasar Pringgabaya yang beberapa waktu lalu terbakar.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah rencana pengadaan empat titik alat pemadam kebakaran (APAR) yang dipesan langsung dari Surabaya. Inisiatif ini bahkan dilakukan secara swadaya dengan menggunakan dana pribadi yang mencapai lebih dari Rp6 juta.
Selain itu, penataan instalasi kelistrikan juga menjadi perhatian serius. Pengecekan rutin dilakukan setiap minggu guna memastikan keamanan serta mengantisipasi potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Dari sisi kewajiban pedagang, pengelola memastikan seluruh aturan telah berjalan selaras. Hal ini juga mempertimbangkan kondisi pasar yang masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti kebocoran di beberapa titik.
Fasilitas pasar juga dipastikan akan mulai dikerjakan pada minggu depan melalui aspirasi Anggota DPRD Lombok Timur Fraksi PAN, Ir. Baidullah. Pengerjaan tahap awal akan difokuskan di area los sayur sebagai bagian dari pembenahan bertahap.
Dalam hal pendapatan, kesadaran pedagang dalam memenuhi kewajiban dinilai cukup baik. Rata-rata pemasukan dari karcis mencapai Rp110 juta per bulan. Selain itu, pendapatan dari sewa kios sebesar Rp17 juta per bulan, serta sewa lahan sekitar Rp9 juta per tahun. Sektor parkir juga memberikan kontribusi sebesar Rp17 juta per bulan.
Seluruh pendapatan tersebut disetorkan setiap hari sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pasar.
Kepala Pasar Pancor Smart, Rudy Wahyudi, menegaskan bahwa berbagai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan pasar.
“Kami terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung. Mulai dari pengadaan APAR secara mandiri, perbaikan instalasi listrik, hingga dukungan aspirasi dewan untuk perbaikan fasilitas, semua dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujarnya Kamis ( 30/04/2026 ).
Ia juga menambahkan bahwa tingkat kesadaran pedagang dalam memenuhi kewajiban menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan pengelolaan pasar.
“Alhamdulillah, kesadaran pedagang cukup tinggi. Pendapatan pasar juga stabil dan semuanya kami setorkan setiap hari sebagai bentuk transparansi,” tambahnya.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas di Pasar Pancor sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung.
